If you end up with a boring, miserable life because you listened to your mom, your dad, your teacher, your imam, or some guy on television telling you how to do your shit, you deserve it.
Tuesday, September 28, 2010
Botsu's back.
Gak ada yang berubah dalam diri saya semenjak 2 tahun lalu, saya masih lelaki sejati yang menyukai komputer dan perempuan.
Ok, untuk saat ini hanya sekedar ingin menulis itu. I'll be back.
Monday, July 21, 2008
This is The Last Time.. LOL...
Beneran sekarang mah.. ngga akan posting lagi di blog ini.
To All.. Maapin semua kata-kata gw ya. Bye.
Wednesday, December 12, 2007
Teruslah Menulis
(anak SD yang ngebikin tugas ngarang cerita karna dipaksa ibu guru bahasa Indonesianya juga gw sebut sebagai penulis kok)
Mungkin orang lain bilang gw keras kepala, bodoh, berpikiran sempit, whatever, whatever, whatfuckinever. Huh. Mungkin ga semua orang bisa ngertiin black humor yang kadang gw tulis di blog ini. Susah ah ngadepin watak asli orang Indonesia 'n orang (maaf) Muslim (lho? kok Muslim dibawa2?) abisnya... disindir dikit2 langsung ngamuk. Disenggol dikit, tawuran. Digambar dikit, ngebakar kota. Dimodif dikit, tereak2 "sesat!". Pusing ah.
Dah ah, gw mau belajar nulis lagi di blog ini. Sebelumnya, gw mohon maaf kalo nanti-nanti ada tulisan gw yang ngga sependapat dengan pikiran anda.. (atau mungkin anda lebih suka menyebutnya tulisan yang "bodoh"). Peace Out.
"Twenty ways to see the world...
or Twenty ways to start a fight!", The Stroke - You Only Live Once
Thursday, July 26, 2007
Thursday, June 14, 2007
Bleed it Out! *crotzzz!!*
I have never stopped believing until my belief betrayed me.
I bleed it out,
Digging deeper just to throw it away.
I bleed it out,
Digging deeper just to throw it away.
I bleed it out,
Digging deeper just to throw it away,
Just to throw it away,
Just to throw it away.
(Chorusnya Bleed it Out, track ke-4 di album Minutes to Midnight)
So, anyway, Im trapped inside this nice trap. I didn't make this. It feels warm and makes my life lives. Everyday I feel like I want to dig this trap, to make it deeper and deeper, and warmer. But sometimes im worried thinking that someday I will have no choice but to throw it away.. and I know, I know it better than Linkin Park do, it gotta hurt.
But Radiohead always told me to be optimistic. So I believe.
------------
Speaking of belief, I belief that MALAM JUMAT KLIWON is the worst Indonesian Horror Movie I've ever seen. and I believe that it is the best Indonesian Horror Movie I've ever felt.
Anyway, see you guys. I believe that this is my last post for this month, and I believe that i'll be back on July, coz I believe, SPMB is gonna be kinda hard, and I believe that I'll have to study hard.
Saturday, June 9, 2007
No More Sorrow
This post contains some insignificant words written by some boy inside a box. They're so useless that under no circumstance should it be read by anyone, including you. However, should some stubborn homo sapiens insist to read the rants below, it's compulsory for him/her to whip his/her back 100 times with a USB cable, no lie please.
Alright, this is got to die. This is got to stop. I read my last posts and wtf? they're full of shits. Not just normal shits, they're like pieces of shit from a person who has just eaten a squid, a giant stinky blackish itchy bitchy squid. Yuck.
Anyway, SPMB is getting closer. There are 3 more try-outs in SSC. Stupid me by wasting more time writting this useless dump. Oh my god--that is, if god exists--I remember I wrote those posts, and I know I'll make more in the future, but I don't know why the fuck I wrote those stuffs.
god, I even found a strange txt file called sickman.txt in my desktop. I think I made it some days ago,, erm.. I don't know. I feel weird just by thinking that I made this. It looks like I know the original song, but I forget what it is (please tell me if you recognise it). The txt contains these text:
-----------------------------------------------
Fuck for Fauzi - Sickman (It's Not Easy)
I can't stand to cry
Im not that whiney
But I'm a sickman
Every part of me
Im more than a trash
Im more than a stone
Im more than some stupid face inside the room
It's not easy to be me
I wish that I could stand
Firmly on my feet
Find a way of life
A bright future i'll never get
it may sound absurd, but don't be naive
Even a sick person has the right to wish
I may be disturbe, But I still have conscience
Even a sick person has the right to dream
It's not easy to be me.
Go, Go, and away.. away from me..
I hope it's alright, I hope Sorrow wont come tonight.
I'm not crazy.. No I am not..
I can't stand to cry
Im not that whiney
Boys weren't meant to have
Flows of tears between their face
I am only a boy in a silly singlet
Digging for messages from the heaven above
I am only a boy in a silly singlet
Finding for the truth about The Creator
Who created me
Who created me
Who created me
Who created me
Im only a boy in a funny singlet
Im only a boy looking for a dream
Im only a boy in a funny singlet
It's not easy...
It's not easy...
To be.. me.
-----------------------------------------------
Hahaha. That is ridiculous. But everything about this blog IS ridiculous. I remember when I decided to make this blog so that I could write some useful stuff for people, or, at least, for my writing practice. But pity me for being as unreliable as Leonardo Da Vinci but not being as creative as him. This blog is a scumbag now, literally, scum (sampah) bag (tempat)) :p It's because.... I don't know. My mood always migrate to the wrong pole when Im alone and wandering. And I hate it more than I despise R&B.
By the way, my friend's dad had just died yesterday. It was diabetes. Just like my grandma who died two months ago. LUCKY THEM for leaving this deceased world so soon, I hope they're happy on the other side. ("Have a positif thinking!", wasn't it what th always s?).
Morals of the post:
1. Life isn't naturaly easy. It's not easy to be who we are (is it?)
2. Being depressive sucks ass. (I know, i know, I'll try to be maniac instead! No? I'll try to be none of them then.)
3. Do NOT consume too much sugar; do NOT be fat; do NOT be depressive; and do NOT have a menopause (as if you have a choice), they all can cause diabetes.
4. Diabetes kills.
5. Are you reading this post? Goddamnit I wrote it clearly that you may not read this post, CAN'T YOU READ!? Now go take a USB cable..
Thursday, March 1, 2007
Selamat Tinggal Dunia Maya
Sebuah salam perpisahan (tapi bukan postingan terakhir)
Wew. Udah 2 minggu euy gw ngga ngepost. Ngepost blog maksudnya, klo ngepost surat mah tiap hari juga gw ngepostin surat-suratnya tamu hotel di tempat gw kerja ke kantor pos terdekat. Ada 10 point yang ngebuat gw ga bisa ngepost di blog selama dua minggu ini:
1. Kontrakan rumah gw yang lama abis.
2. Karna rumahnya mau dibangun ulang ama yang punya rumah, gw sekeluarga ga bisa nerusin kontrak di rumah itu. Jadi kami digusur, er... dialokasikan ke kontrakan baru.
3. Kepindahan gw sekeluarga ga bisa diiringi dengan kepindahan koneksi telepon rumah.
4. Jadi terpaksa harus masang koneksi telepon baru di rumah yang baru.
5. Tapi kalo mau masang koneksi telepon rumah yang baru, harus ngambil kontrak buat koneksi telepon lagi.
6. Masang koneksinya sih ga terlalu mahal, tapi kalo koneksinya diputus sebelum masa kontrak habis (24 bulan), bakal dikenakan denda yang luar biasa jumlahnya.
7. Gw sekeluarga mau pulang kampung, eh, pulang negeri, bulan April mendatang.
8. Karena hal itulah, kita sepakat ga perlu masang telepon rumah lagi.
9. Karena di rumah gw ga ada telepon rumah, koneksi broadband pun dengan sangat terpaksa ga bisa diadakan.
10. Karena koneksi broadband di rumah gw ga ada, yaa.. selamat tinggal dunia maya.
Gw pengen ngucapin selamat tinggal ke temen2 yang dulu biasa nongol di jendela YM gw.
Sejak gw baru kenal YM di akhir taun 2004 sampai sekitar 2 minggu yang lalu (pokoknya mah selama gw ada di Australia sinih), kalian dah jadi temen sejati gw. Karna kalian ada, gw selalu ngerasa berada di negeri sendiri walaupun raga gw terdampar di negeranya John Howard ini. Karena kalian ada, gw ga berubah jadi kayak temen2 gw para arab yang sok suci tapi punya pikiran mesum itu (naudzubillahimindzalik! Semoga Allah mengutuk semua orang Arab). Karena kalian ada, gw ga ikut2an jadi kayak orang2 kulit hitam yang suka pake celana gombrang, baju lebar, kalung berkilo2, topi miring, yang setiap ngomong pasti ada kata2: “Yo”, “wassup”, “Hommies”, ‘Nigga”, “Fuck”, dan entah pronoun apa yang digunakan, baik itu I, You, He, She, It, ataupun They, pasti lanjutannya “Ain’t”. Those motherfuckers are fucked up, ain’t they?
Tapi ada jeleknya juga.. karena kalian ada, gw jadi ga betah di Ostrali… dan karena kalian ada, gw ga bisa-bisa ngomong bahasa inggrisnya ^^
Selamat tinggal juga Kaskus.us, khususnya.. emm..bb17..eh salah, aduh, maksudnyah forum berita dan politik, yang udah ngasi gw info2 yang aktual, tajam, dan terpercaya tentang Indonesia dan dunia internasional. Terima kasih juga gw ucapkan sebesar2nya pada para petarung di forum Fight Club yang tidak kenal lelah berselisih antar agama, tentang siapa yang lebih benar antara si mamad dan si jeysus, tentang siapa yang lebih berkuasa antara ras mata sipit dengan ras pribumi, tentang siapa yang lebih pinter antara darwin dan harun yahya. Makasih buat kalian semuanya. Walau gw hanya bisa menonton kalian bertarung dan ga pernah mengucapkan sepatah kata pun di forum itu (kecuali waktu gw iseng2 nulis postingan damai yang berjudul “all gay must die” di forum Lounge tapi dipindahin secara paksa oleh moderator ke Fight Club), gw dah belajar banyak dari kalian. Kalian secara ga langsung udah ngajarin gw untuk ngeliat sesuatu dari berbagai sudut pandang yang berbeda, dan kalian juga udah ngajarin gw bahwa… semua kata yang kalian teriakkan di Fight Club itu benar menurut kalian, tapi mungkin juga salah menurut orang lain. Paksaan kalian pada orang lain secara langsung udah ngajarin gw untun tidak memaksakan pendapat ke orang lain.
Goodbye to all muselivers as well. What a nice community with a lot of brilliant, witty, smart, and musical genius people. Muse is, indeed, rock for clever people =D
Salam Sayonara juga buat semua Indomp3zer, Yahoo Answerer, Anothersiter, YouTubers, Demonoiders, warezer, zedge mobilers, naruto fans, brianglers, blurfers, jokers di wocka.com, pengamat teori konspirasi di AboveTopSecret, etcetc.
Selamat tinggal juga software2 kesayangan gw.. dari Limewire sampai uTorrent, dari Operahhh sampai Firefox, dari StumbleUpon sampai RSS reader, dariiii…… YM sampai MSN messenger. Waaaa…. Gw janji gw bakal make kalian lagi, nanti, kalau internet di Indonesia bukan cuma Telkomnyet Instan.
Hhh… udah ah. Masih kaku niy ngetik pake microsoft word. Udah gitu sejak pindah ke rumah baru ini gw nyimpen komputer gw di lantai. Ceritanya sih biar kayak suasana anak kost gitu (anak2 kost klo nyimpen komputer ga pake meja komputer kan?). Tapi ternyata bikin punggung pegel. Jadi gw jarang make komputer lama-lama (lama juga mau buat apa, wong ga ada internet). Sekarang mah main PS2 ajah, pake console adik gw. Kemaren untuk yang pertama kalinya gw beli game original, GTA: San Andreas. Gw dah pengen main game ini dari dua atau tiga taun yang lalu sih, tapi lupa sejak punya internet, hehe. Gambarnya sih ga jauh beda dengan GTA 3 dan GTA Vice City, tapi kotanya luas banget man! Lebih luas dari Bandung Selatan di dunia nyata! Cape muter2nya juga. Ga nyesel dah gw beli game ini. Walaupun gitu gw maininnya masih rada kagok eu y, di PS2 sih. Secara klo main game gw udah terbiasa pake komputer dengan tangan kanan gw megang mouse dan tangan kiri megang tombol W,A,S,D.
Ngomong2 tentang komputer, gw nyadar niy, selama dua taun ini gw udah berubah dari Computer Freak ke Internet Addict. Sekarang, karna gw dah ga punya internet di rumah lagi, gw bakalan balik lagi jadi computer freak ga yah? Hoho. Pengennya sih begitu, tapi gw harap gw bisa jadi computer freak yang ngga freak.
Ngomong2 tentang ngomong2, mulai sekarang blog gw mau pake teknik sambung menyambung ah. Jadi misalnya kalo di suatu postingan gw bercerita tentang si A yang dikejar anjing lalu ketabrak mobil mercedes, di postingan selanjutnya gw bakalan cerita tentang asal usul mobil mercedez benz, trus dipostingan selanjutnya lagi gw bakal nyeritain tentang guru IPS gw waktu SD yang nyebelin banget yang bernama Ibu Benz, dan seterusnya.
Cara ini gw tiru (eh, jangan ‘tiru’ deng, kesannya plagiat, istilah yang lebih cool apa ya..?), oke deh, cara ini gw curi pake teknik khusus ala 1412 (KID si pencuri) dari sebuah buku ga penting yang berjudul Scatterbrained, yang isinya trivia-trivia ga penting yang dihubungkan satu sama lain (pokoknya ini buku ga penting banget deh). Semoga dengan gini gw bakal selalu punya ide untuk menulis postingan selanjutnya.
Lagipula, tanpa adanya internet (dan gangguan2 berbau angka 1 dan 7 yang digabungkan), tanpa adanya telepon, tanpa adanya gangguan orang2 arab (beberapa hari yang lalu gw reunian ama temen2 high school gw sekalian ngucapin selamat tinggal selamanya karna gw mau pulang negeri, yeahhhh), gw harap ide jadi gampang muncul. Ada enaknya juga yah hidup minimalis kayak gini…
Ngomong2 tentang minimalis……
Sunday, February 11, 2007
Basi, Boring, Bzzz...
Klik di click here!
Hehe.. Udah lama ga nge-update blog niy (laporan khusus konser Muse mah ga usah dianggap deh). Perlu waktu yang cukup lama buat gw untuk sembuh dari penyakit "ide mampet"--yang udah hampir dua minggu menyerang otak gw ini. Hiks. Setelah mengheningkan cipta selama berhari-hari sekarang gw ngerti penyebab utama kemampetan ide ini: karena baca blog2 yang ada di wordpress.
No offence to wordpressers. Ini ga ada hubungannya dengan kalian. It's just me, silly me. Begini ceritanya...
Kayaknya dari dulu gw tuh alergi banget ngebaca tulisan yang ditulis dengan cara yang 'lurus', yang 'benar', dan yang 'datar'. Intinya, gw ga suka tulisan yang 'garing'. Woeittss!! Jangan salah sangka dulu, 'garing' bukan berarti jelek. Yang gw maksud dengan garing tuh tulisan yang ngebuat otak gw memerintahkan mulut gw untuk membuka lebar-lebar--bukan untuk tertawa--tapi untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya berusaha menjaring molekul-molekul oksigen dari alam bebas untuk para alveolus sekarat yang ada di dalam paru-paru gw (bahasa boringnya mah: menguap), ngga peduli seberapa hebat tulisan itu.
Kalo masih belum ngerti, pikirin aja buku2 tebel yang ngejelasin teori relativitasnya Einstein, atau bukunya Stephen Hawking yang ngebahas tentang alam semesta, atau buku buatan si Newton (yang berupa ratusan halaman dan isinya rumus melulu), atau buku pelajaran matematik / fisika / kimia / biologi untuk sekolah jaman dulu (buku sekolah jaman sekarang udah berkurang boringnya karena udah mulai dibubuhi gambar2 lucu, fakta2 menarik, etc. Tapi tetep aja boring ketang). Buku2 di atas emang hebat, keren, berguna, semuanya bisa dikategorikan ke dalam 'makanan untuk otak' yang bervitamin, berprotein, dan mengandung omega tiga dan enam. Tapi sayangnya, bagi gw, kebanyakan dari makanan2 (tulisan2) itu disajikan dalam bentuk yang ga merangsang nafsu makan (nafsu baca).
Ngebaca tulisan yang dibuat oleh wordpresser--walau tadinya gw terkagum-kagum--sekarang malah ngebuat gw ngantuk. Sama kayak kalo gw disuruh makan sayur bayem yang dicelupin kedalam air putih. Asrep. Hambar. Masih mendingan makan parea yang rasanya pait, jengkol yang juga pait (+bau), cengek yang pedes, atau tape ketan yang rasanya mirip champagne--yang walaupun ga sesehat bayem, tapi setidaknya lebih gampang dicerna. (oya, statemen gw ini ga berlaku buat blognya wadehel, yang selalu aja punya ide untuk membuat tulisannya menarik, dengan segala cara. Juga joe sang bajingan, yang menurut gw tulisan2nya lucu+pinter :-)
Eh, tapi jangan salah sangka lagi, gw bukannya menganjurkan blogger untuk membaca/membuat tulisan2 'sampah' ala majalah gosip lho. Gw cuma mengemukakan bahwa kalo mau ngebuat tulisan tuh kalo bisa mah dibuat menarik untuk dibaca. Kalau emang mau buat masakan sehat kayak bayem, cobain kek buat Bayem Lasagna, Sambel Goreng Bayem, Bayem Asem Manis, atau Cah Bayem. Begitu juga dengan tulisan, kalo misalkan mau ngejelasin tentang perkara poligami, daripada ngebuat artikel yang berbentuk makalah (lengkap dengan pembukaan, isi, penutup, +daftar pustaka), mendingan dibuat dalam bentuk unik seperti ini.
Haha! Gw berkata seakan2 gw adalah seorang ahli.
Bukan begeeetooo!! Justru gw bikin blog ini juga karna gw sedang belajar.. Belajar gimana biar gw bisa jadi ga ngebosenin. Ga garing. Ga sama dengan yang lain.
Seperti penyanyinya Muse, Matt Bellamy, bilang:
"In the world we live in Id rather be out of the ordinary than ordinary because to be ordinary is to be part of a system that is very corrupt"
Tafsir (oleh F.A. Rahman) :
"Di dunia ini, saya lebih memilih menjadi orang yang 'berbeda' daripada menjadi orang biasa, karena bila kita menjadi orang biasa berarti kita termasuk ke dalam sistem (yang saat ini) sudah rusak."
Tapi ya itu. Ternyata melepaskan diri dari kenormalan teh susahnya minta ampun.
Note: iya iya, beberapa dari lo mungkin bakal bilang: semua orang itu unik! Semua orang itu spesial! Blah blah blah. Tapi inget kata anak kecil di pilm The Incridible: "If everyone's unique, no one is."
Terus apa hubungannya dengan ide gw yang mampet?
Pertanyaan bagus.
Jawabannya simpel. Coba deh baca tulisan di bagian atas blog gw ini (yang overdosis hurub 'B' itu loh), di sana ada kalimat "belum bisa berpendirian". Mungkin pribahasa yang paling tepat untuk ngegambarin pendirian gw tuh: "Bagaikan air raksa di atas lantai keramik". Hanya karena ngliat tulisan bernada serius ala wordpresser aja gw langsung pengen ikutan. Hasilnya? jelek. Karena baca tulisan2 berbau Fight Club, gw jadi terpengaruh, badly. Hasilnya? gw ngebuat tulisan yang relatif salah. Dan udah jadi penyakit sejak lahir, kalo gw ngerasa bersalah gw langsung bingung. Karena 'bingung' itulah, akhirnya ide yang ada dalam otak gw pun kabur, melayang, terbang dan menari... jauh tinggi... ke tempat kau berada (halah).
Tapi itu semua cuma pendapat gw. Sekali lagi, ini ga ada hubungannya dengan kalian para wordpresser. Sebenernya tulisan di wordpress itu normal-normal aja. Semuanya juga ditulis dengan cara yang normal. It's just me, silly me, for being weird (or being stupid?).
Tuesday, January 30, 2007
Checkpoint
Postingan2 saya akhir-akhir ini ngga seru ah. Saya juga ngga tau kenapa saya berani membahas suatu tema yang saya sendiri masih belum mengerti. Lagipula cara saya menyampaikan pendapat mungkin memang salah. Harusnya saya bisa menyalahkan sesuatu tanpa harus menjelek-jelekan seseorang. Bener kata ndie, saya kurang menaruh hormat. Huh, kalau tulisannya kacau kayak postingan saya sebelumnya, siapa yang mau baca? Siapa yang mau setuju? Siapa yang mau ngangguk2? Paling2 yang baca cuma mengernyitkan dahi. Lagian ngapain juga saya membahas tentang agama? Bukankah cuma kyai dan cendikiawan berpengalaman yang pantas membahas hal seperti ini?
Ah sudahlah. Saya mau ngelamun lagi aja. Siapa tau bisa dapet ide untuk menjawab teka-teki rumit dalam hal beragama ini.
Sekarang saya mau menulis postingan-postingan ringan aja ah, seperti sedia kala. Daripada postingan berat tapi kurang bermutu, lebih baik postingan ringan, biar ngga bermutu juga gapapa.
Postingan ini sampai di sini saja. Tulisan di bawah ini ga penting buat dibaca.
Tulisan di bawah:
Asiik.. besok nonton konser Muse. Asikkk.. tinggal 18 jam lagi! Akhirnya saya akan merasakan nonton konser band yang udah sering menang Best Live Band award ini!
Tuesday, January 23, 2007
Shopping? Ga jaman. Blogging dong!
Sekitar satu bulan yang lalu, saya chat dengan salah seorang teman saya dari Bandung. Karena beberapa hari sebelumnya saya baru membuat blog ini, maka insting saya pun otomatis mengiklankan menawarkan pada dia untuk membaca blog ini. Ternyata apa jawaban dia?
"males ah, ngapain baca2 gituan, mending shopping."
Saya pun langsung tertawa (menggunakan smiley di YM). Pasalnya, kalimat yang dikatakan teman saya tadi itu seperti merangkum jalan pikiran kebanyakan anak remaja di Indonesia. Iya, fakta ini memang tidak lucu, tapi tidak tau kenapa saya suka ceroboh kalau membuat smiley di YM. Niat saya ingin mengeluarkan smiley mukul kening, tapi apa boleh buat jari saya sudah terbiasa membuat smiley tertawa.
Sebenarnya saya prihatin atas jawaban teman saya tersebut. Bukankah kata-kata "males" dan "mending shopping" kalau digunakan dalam satu kalimat bisa membuat sebuah negeri tidak maju-maju?
Apa sih yang didapat dari shopping? Paling pulang-pulang bawa baju, celana, sepatu, CD, BH (teman saya yang tadi itu seorang cewe), topi, tas, pulsa hape, dll. Setelah melewati jangka waktu tertentu, setiap barang yang dibawa pulang dari shopping tersebut langsung diberi label "udah bosen". Lalu kegiatan shopping pun dilakukan kembali dari awal, dan membawa barang-barang yang sama, hanya berbeda merek, bentuk, dan (kadang) ukuran (kalau dalam jangka waktu tersebut orangnya jadi makin kurus atau makin gendut). Shopping itu memang bagi sebagian orang berguna untuk menjaga harga diri, dan saya pun tidak menentang shopping secara keseluruhan kok, wong saya juga kadang-kadang shopping (tapi saya tidak pernah beli BH). Tapi kalau shopping sampai dijadikan hobi dan ditempatkan dalam kalimat "males...........mending shopping", ini lain lagi masalahnya, ini bisa menyangkut masa depan bangsa Indonesia yang berkemanusiaan adil dan beradab. Saya sebagai seorang anak yang bangga menjadi warga negara indonesia merasa perlu menghentikan kenistaan ini. Tapi saya tidak tau harus berbuat apa, heuhh.. ada yang punya ide?
Blogging
Sementara itu, blogging adalah sebuah kegiatan yang bisa membawa Indonesia ke arah lebih baik. Ntar, ntar, supaya enak, pertama-tama saya ingin menjelaskan dulu bahwa yang saya maksud dengan blogging itu ada dua:
1. Membuat blog dan mengisinya dengan postingan-postingan yang ditulis oleh jari sendiri dan berasal dari hasil olahan otak sendiri (atau dari otak orang lain juga boleh, asalkan jujur)
2. Membaca blog, yaitu jalan-jalan mengelilingi dunia internet dan mengunjungi ribuan blog yang dibuat oleh orang lain (juga terkadang memberi komentar di tiap-tiap blog yang dikunjungi). Istilah kampungnya mah: Blogwalking.
Definisi-definisi dari blogging ini dua-duanya sama-sama merupakan kegiatan yang berguna bagi nusa dan bangsa, dan tidak boros seperti shopping.
Definisi nomer 1 misalnya, dengan membuat blog kita bisa belajar menulis dan berpendapat. Kalau saja 7 dari 10 anak bangsa indonesia memiliki blog, maka bangsa Indonesia akan penuh dengan orang-orang yang kritis dan berpikir, tidak cuma bisa shopping saja. Bahkan dengan blog kita bisa mengutarakan pendapat-pendapat yang tidak bisa kita utarakan di luar internet. Misalnya saja, kalau blog tidak pernah ada, saya yakin darah wadehel akan sama halalnya dengan darah Salman Rushdie. Contoh lain, saya pernah diberi nilai 1 (dari 10) saat ujian mengarang dalam pelajaran Bahasa Inggris dua tahun yang lalu ketika saya masih bersekolah di high school--East Preston Islamic College--karena telah menulis sesuatu yang berlawanan dengan "hukum yang telah ada". Dengan blog ini, saya bisa menulis apa saja yang (menurut saya) benar, dan orang lain bisa setuju, terpengaruh, protes, atau mengkritik tanpa perlu menghakimi saya.
Sedangkan untuk definisi nomer 2, blogging juga bisa menambah pengetahuan kita. Dengan tersedianya ratusan ribu artikel yang dibuat oleh puluhan ribu blogger dari berbagai penjuru dunia (frase "puluhan ribu" dan "ratusan ribu" hanyalah sebuah exeggerasi), kita disuguhi pengetahuan, informasi, dan opini yang hampir tidak terbatas. Sebenarnya ini mirip dengan shopping. Bedanya, kita tidak perlu mengeluarkan banyak uang (kecuali kalau bloggingnya menggunakan telkomnet instan). Dan yang paling membedakan, "benda" yang kita dapatkan bukan dalam berbentuk materi, melainkan rangkaian ide yang tidak akan pernah bisa diberi label "udah bosen", melainkan akan terus melekat di sudut-sudut memori otak kita. "Benda" yang berbentuk opini pun bisa kita resapi dan kita bisa menentukan apakah "benda" itu akan kita turuti atau kita tentang, sehingga kita pun bisa belajar memproses pendapat orang lain, suatu keahlian yang langka di Indonesia.
Nge-blog secara teratur, baik itu menulis opini, tutorial, atau bahkan curhat sekalipun, akan membuat kita menjadi insan yang "lebih baik", karena kita secara teratur mengeluarkan apa yang ada dalam pikiran kita (unek2).
Seperti yang saya rangkum dari postingan Teori Berak dalam Menulis di bawah ini:
"Dari urip.wordpress.com diriwayatkan bahwa HelgeDuelBek berkata: dia membaca tulisan Bang Ersis yang kira-kira berbunyi seperti ini:
Sesungguhnya menulis blog itu seperti 'ee, dan membaca itu seperti makan. Seseorang membutuhkan makan agar bisa 'ee, seseorang pun butuh membaca agar bisa menulis blog. Jika seseorang tidak makan, maka 'ee yang dikeluarkan hanyalah sedikit, paling-paling berbentuk kentut. Begitu juga dengan menulis blog, jika seseorang tidak pernah membaca, menulis blog pun akan menjadi suatu hal yang sulit. Di lain hal, jika seseorang tidak 'ee selama beberapa hari, 'ee-nya akan menumpuk di perut dan akan menyebabkan suatu penyakit, begitu pula dengan orang yang tidak pernah mengekspresikan apa yang ada dalam pikirannya baik itu dengan berbicara maupun dengan menulis (blog), maka dia akan terkena radang psikologis" (dikutip dengan sedikit perubahan bahasa)
Andai para anak bangsa beralih dari shopping center ke blogging center.. alangkah cerdasnya negara ini...
Saya sama sekali tidak mengisyaratkan untuk memblokir shopping center, tapi setidaknya jatah kegiatan penduduk bangsa Indonesia untuk mengunjungi shopping center tuh mbok ya dikurangi gitu.. kalau bisa diganti dengan kegiatan menulis atau membaca (blog).
Saya sendiri baru mulai menulis blog sejak akhir tahun 2004 (di boleh.com), pindah ke blogspot satu bulan yang lalu, dan, alhamdulillah, baru mulai blogwalking sejak beberapa hari yang lalu. Saya tidak menyangka kalau di Indonesia sudah banyak blog yang isinya "kritis" (dalam artian, isinya bukan cuma puisi dan rengekan). Seminggu yang lalu saya masih berpikir kalau blog-blog di Indonesia itu masih sebatas nulis-nulis curhat dan puisi saja, ternyata saya salah, salah besar. Blog milik wadehel, mr.tajib, kang adhi, dan ratusan blog lainnya berisi berita, anekdot, artikel, opini, dll yang kadang bisa ngebuat kita berucap "ooooo". Dasar sayanya saja yang kuperdulog (kurang pergaulan dalam dunia perblogan) hehe. Tapi satu pertanyaan saya, kok blog-blog itu adanya di wordpress semua ya?^^ Apakah wordpress lebih cocok untuk membuat blog opini? Ah, jadi ada keinginan untuk pindah ke sana... tapi sayang wordpress berawalan dari huruf w. Coba kalau ganti jadi bordpress, pasti saya tidak akan segan-segan untuk pindah.
Btw, bukan berarti blog yang tidak "kritis" itu jelek. Sama sekali tidak. Sebuah blog yang hanya berisi curhat, kalau disampaikan dengan cara yang menarik, apalagi dibubuhi dengan potongan-potongan cerita yang menggelitik, seperti blog milik ndie, akan sangat menghibur untuk dibaca. Dan blog yang sedang anda baca sekarang ini pun bukanlah blog opini yang "full frontier", melainkan sebuah blog yang berisi campuran antara rengekan curhat dan opini yang keluar dari otak saya, hehe.
Ada juga blog yang 100% menghibur. Contohnya blog (kak) Arham Kendari yang isinya kira-kira hasil dari gabungan antara kekreatifan otak manusia dengan kekuatan software bernama Photoshop.
So, tunggu apa lagi? kalau sekarang anda belum menjadi blogger, mulailah ngeblog dari sekarang.
Anyway, kenapa tulisan saya jadi kaya gini yah? Seakan-akan meniru gaya penulisan blogger2 wordpress Indonesia. Haduh. Ngga mau ah. Ampun Gusti. Saya tobat. Sayah adalah sayah. Sayah ngga mau jadi makhluk baku >_<
Friday, January 19, 2007
Pendek dan Fokus
Bisakah saya menulis postingan yang pendek?
Jawabannya: (sebenarnya) Bisa.
Dulu saya punya blog yang beralamat http://blog.boleh.com/coldFIRE (jangan di klik, blog itu sudah wafat). Dari seratus-sekian postingan yang saya tulis sejak 5 Desember 2004 sampai tidak-tau-tanggal-berapa Agustus 2006 (ya, blog saya itu memang jarang di update, apalagi ketika menjelang kematiannya), hampir setengahnya adalah postingan yang pendek, terutama yang ditulis pada akhir tahun 2004 sampai awal tahun 2005. Bahkan ada beberapa postingan yang panjangnya tidak melebihi karangan bebas saat ulangan umum bahasa Indonesia ketika saya masih duduk di kelas 5 SD (dulu saya memang benci mengarang. Biasanya isi karangan saya cuma:
Pada suatu hari, saya pergi ke desa untuk menengok nenek saya yang sedang sakit. Di sana saya bertemu saudara-saudara saya. Saya bermain sepak bola dengan saudara-saudara saya. Kami semua bermain sambil tertawa dan bahagia selamanya.
A simple, solid, perfect story, yang berawal dari adanya suatu problem, dan berakhir dengan happy ever after. Namun sayang guru saya tidak pernah bisa melihat keindahan cerita tersebut, dan beliau selalu memberi saya nilai yang tidak jauh berbeda dengan gambar kursi yang terbalik. Dan FYI, dari situlah awal kebencian saya terhadap makhluk bernama Guru Bahasa Indonesia)
People change.
Sekarang saya justru merasa sulit untuk mengekspresikan isi pikiran saya dalam suatu kalimat yang singkat, padat, dan jelas. Mirip dengan band Dream Theater yang mengaku tidak mampu membuat lagu yang durasinya kurang dari 3 jam.
Apakah hal ini terjadi karena alam bawah sadar saya yang ingin membuktikan pada guru bahasa Indonesia tersebut bahwa saya BISA menulis cerita yang panjang dan mendapat nilai lebih dari 4? Bukan. Sebenarnya penyebab semua ini tidak ada hubungannya dengan alam bawah sadar dan guru bahasa Indonesia.
Ini semua terjadi karena kebiasaan. Sebuah kebiasaan yang tercipta ketika saya masih SMP kelas 2.
Ceritanya, pada saat saya duduk di bangku kelas 2 SMP saya diberi komputer pentium 4 untuk yang pertama kalinya. Sebagai murid SMP, sudah sewajarnya komputer itu 90% saya gunakan untuk main game, ya kan? Tapi sialnya, bersamaan dengan hal ini nilai saya di kelas merosot tajam. Alhasil, bapak saya menimpakan kesalahan kemerosotan nilai saya ini pada game-game komputer. Padahal nilai saya merosot karena kebencian saya terhadap guru sedang memuncak. Namanya juga ABG, dulu saya merasa sekolah adalah hal yang tidak berguna dan guru adalah makhluk paling menjijikkan sedunia (dulu!).
Sejak saat itu, bapak saya memberikan sebuah challenge. Saya di suruh menulis sebuah "diary" yang berisi kegiatan sehari-hari saya di microsoft word. Supaya menarik, beliau berjanji akan menghadiahkan uang pada saya setiap hari, yang besarnya tergantung pada jumlah karakter yang saya tulis (spasi tidak termasuk). Akhirnya saya pun mengurangi kegiatan main game, dan menggunakan waktu hampir dua jam sehari untuk menulis "diary" tersebut.
Karena ingin menulis sebanyak-banyaknya, saya suka sekali menulis hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Berikut adalah contoh cerita yang saya tulis di "diary" itu:
"Hari ini, hari Kamis tanggal 25 Oktober 2001 abad ke-21 milenium ke-3, saya bangun tidur di kasur saya yang terletak di sebuah kamar di rumah yang terletak di jalan Gegerkalong Girang nomor [censored] RT03 RW06 Bandung 40154, Jawa Barat, Indonesia, Asia Tenggara, Bumi, Tata Surya, Bima Sakti. Pada saat itu jam dinding saya yang terletak di sebelah barat kasur tempat saya tidur tersebut menunjukan pukul enam lewat tiga menit dua puluh sembilan detik. Lalu saya duduk sambil mengantuk, dan menguap selama kira-kira empat detik. Setelah itu saya pergi ke WC berdinding merah jambu yang terletak di bagian belakang rumah saya yang terletak di jalan Gegerkalong Girang nomor [censored] RT03 RW06 Bandung 40154, Jawa Barat, Indonesia, Asia Tenggara, Bumi, Tata Surya, Bima Sakti, dan mulai melepaskan baju saya satu per satu. Lalu saya mengambil sikat gigi bermerek Oral-B yang bulunya berbentuk zigzag, dan mengambil odol Close-Up berwarna hijau yang di kemasannya terdapat gambar sepasang cowo dan cewe yang sedang menyeringai. Saya menempatkan isi dari odol itu di atas bulu sikat gigi saya sepanjang kira-kira 2 centimeter. Lalu saya mulai menggosokannya dari mulai gigi bagian geraham belakang atas, sampai...
Wah pokoknya dulu saya mendapat uang banyak dari menulis hal tidak jelas seperti itu.
Sejak saat itu, sampai kira-kira tiga bulan kemudian, saya menuliskan hal-hal tidak penting setiap harinya. Rutinitas itu memang cuma terjadi selama tiga bulan, namun ternyata efeknya masih belum hilang dari otak saya. Jadi mohon maaf kalau postingan saya hampir selalu tidak pernah pendek, karena yaaaaa itu tadi.. kebiasaan.
Blame it to my dad.
Sunday, December 24, 2006
SARA dan Kebencian
Walaupun sudah sering melihat nama dan logonya, sampai kemarin belum pernah sekalipun saya membuka website bernama blogfam ini, karena gambar mentari di logonya mengingatkan saya pada sebuah kartu HP yang dari dulu tidak pernah saya sukai: MENTARI.
Sampai tadi sore, tiba-tiba ada seorang malaikat yang berbisik di telinga kiri saya menyuruh saya untuk membuka website ini. Sementara setan berteriak di telinga kanan saya melarang saya membuka website itu. Namun jiwa sayap kiri saya mungkin lebih peka, sehingga saya menuruti perintah malaikat tsb.
Ketika saya buka.. ternyata....toing!! Ternyata blogfam ini adalah singkatan dari Blog Family.. yang memiliki kegunaan seperti sebuah "headquarter" atau tempat ngumpul untuk para blogger Indonesia di manapun anda berada, baik di kota, desa, samudera, maupun hutan rimba. Sama sekali bukan blog provider seperti yang saya bayangkan selama ini. Duh. Perasaan ketinggalan zaman itu muncul lagi dalam jiwa saya. KEMANA SAJA SAYA SELAMA INI? Hari geneeee baru tau blogfam? Tidaaaaaaaaak!!!!
Anyway, tanpa panjang lebar saya langsung me-register-kan diri di sana. Namun seperti biasa, terdapat 'term & condition" / ketentuan yang harus disetujui sebelum kita boleh mendaftar. Ketentuannya adalah sebagai berikut:
Silakan pelajari dengan seksama ketentuan menjadi anggota Blogger Family di bawah ini sebelum melangkah ke halaman pengisian data diri.
Syarat untuk menjadi anggota Blogger Family :
1. sfpjkdopf
2. fjdiopfjdiod
3. Blog yang ditulis sewaktu mendaftar adalah blog yang aktif serta tidak memuat SARA dan pornografi.
4. fjdiofjdmfcxx
5. fdkofdkfopdfkdop
Kewajiban anggota Blogger Family :
1. fkdofdofk
2. Tidak memuat materi yang menyinggung SARA, vulgar, melecehkan, mengancam, menyebar kebencian, dan melanggar hukum.
3. 8ufn8guf8guf8og
Waduh.. waduh.. gimana ini euy. Saya takut administrator tidak mengizinkan saya untuk mendaftarkan diri di sana. Terutama karena ada peraturan-peraturan yang udah saya tebalkan di atas. Takut ada yang salah paham saya mah. Padahal di blog ini sama sekali ngga ada yang berisi SARA dan Kebencian secara mutlak.
Dari dulu saya memang udah khawatir kalau para pengunjung blog saya ini banyak yang menyalahartikan beberapa postingan di sini sebagai postingan yang menyebarkan kebencian. Untuk lebih jelasnya, biar saya berikan contoh:
1. Postingan saya yang berjudul "All Gay Must Die"
Masih aja banyak yang berpikiran bahwa postingan ini berisi ajakan dari saya untuk bahu-membahu memusnahkan kaum gay/banci. NO! I DIDN'T MEAN THAT AT ALL. Saya sama sekali tidak memiliki niat untuk mengajak melakukan anarki dengan membakar seluruh banci hidup-hidup. Saya hanya mengekspresikan ketidaksetujuan saya pada praktek banci di atas muka bumi ini. Menurut saya, walaupun laki-laki memiliki banyak lika-liku laki-laki, tetap saja seorang laki-laki adalah laki-laki. Postingan saya itu semata-mata hanyalah sebuah mock/ejekan pada mereka. Toh mereka pun telah mengejek Tuhan dan telah mengejek badan dan kemaluan asli mereka sendiri. Apa salahnya kalau saya ikut-ikutan ngejek mereka? Please ngerti. Semoga para pembaca blog saya ini ngga ada yang "ndableg".
2. Dalam beberapa postingan di blog ini saya menggunakan kalimat:
"Gw bunuh ELO!" atau "Gw bunuh anak ELO". Dan ada yang langsung mengartikannya sebagai tindakan yang provokatif dan anarkis.
Doh. (Pake gaya si Hommer Simpson)
Apakah ini karena kita selalu diajarkan oleh guru kita waktu SD, SMP, SMA untuk MENGHAFALKAN apa yang ada dalam buku pelajaran? Sehingga kita terbiasa untuk menyerap informasi yang dibaca secara langsung (tanpa dipikir2 dulu)?
Please deh. (Pake gaya artis sinetron)
Perkataan-perkataan yang berisi "ancaman" itu hanyalah sebuah sarkasme yang saya buat dengan tujuan agar orang yang saya "ancam" itu ngerti bahwa dia telah melakukan suatu tindakan atau menuliskan sesuatu yang telah membuat bulu kuduk saya berdiri saking "silly"- nya. (saya menggunakan kata "silly" supaya orang-orang yang silly itu ngga ngerti. Kalau saya menggunakan bahasa Indonesia "tolol", takutnya orang-orang tolol itu tersinggung)
3. Dalam postingan kedua saya, saya menjelek2an bangsa Arab.
Please please please note bahwa saya ngga akan pernah menjelek-jelekan ras kulit hitam, suku sunda, jawa, orang irian jaya, etc etc. Saya menghormati mereka seperti saya menghormati anda dan diri saya sendiri.
Ras yang saya jelek-jelekan hanya satu: Arab. Karena mereka memang pantas untuk dijelek-jelekkan. Bayangin aja, 200 juta lebih penduduk Indonesia memiliki pikiran bahwa mereka adalah ras yang "somehow" lebih suci dari kita karena satu ras dengan Rosululloh SAW, padahal pada faktanya mereka 100% sama dengan manusia lainnya. Malahan mereka punya banyak kejelekkan yang ngga bisa saya ekspos di sini karena postingan ini udah kepanjangan. Lagipula ras Arab yang sering saya ejek adalah sebuah ras dari planet Namoozzz... kalau ada ras di bumi yang namanya sama, pasti hanyalah sebuah kebetulan belaka.
4. Di postingan yang sama, saya menyebutkan seseorang bernama Sarah.
Please note bahwa dia sama sekali ngga ada hubungannya dengan SARA. Dan kalau suatu saat saya menuliskan tentang teman saya yang lain yang bernama Sara atau Saras, please sadar bahwa itu sama sekali ngga ada hubungannya dengan SARA.
--------------------------
Dengan ini saya berharap para pembaca tidak salah pengertian lagi. Karena sekarang kita hidup damai. Dunia sekarang aman. Negara-negara pada rukun. Penduduk bumi semuanya udah bisa berpikiran dewasa. Dan semua makhluk di bumi ini sekarang sudah berkata dan bertindak dengan jujur. Satu-satunya kebohongan yang tersisa adalah paragraf ini sendiri.
Dengan demikian, saya harap para pembaca bisa membaca blog saya ini dengan hati yang bersih. Jangan ada permusuhan di antara kita. OK?
PISSS!!
(nb: in case ada yang masih curiga: pisss di sini maksudnya 'peace' yang berarti "damai!!", bukan "piss" yang berarti air kencing)
Friday, December 15, 2006
Pembukaan
Dan perjuangan pergerakan per-blog-an Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan blogger Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan mengeluarkan pendapat di dalam dunia maya.
Atas berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa, dan dengan didorongkan oleh keinginan yang sudah lama tertunda-tunda, supaya memiliki blog yang aktif diupdate lagi, maka, saya Fauzi Aulia Rahman menyatakan dengan ini I N I L A H B L O G B A R U S A Y A H.
Kemudian daripada itu, untuk membentuk suatu sistem blog yang selalu up to date, yang berisi info-info yang beragam adanya, dari mulai cerita tentang tumpah darah, sampai dengan postingan yang diajukan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mungkin juga berusaha menghibur pembaca dengan kejayusan isinya, maka disusunlah blog baru ini dalam suatu perjanjian darah yang telah saya lakukan dengan komputer saya, yang isinya kira-kira seperti ini: "Saya berjanji untuk mengisi blog ini minimal 3 kali setahun.", dan bila janji itu tidak terpenuhi maka garansinya adalah SAYA AKAN KEMBALIKAN WAKTU ANDA YANG TELAH TERBUANG DALAM PROSES MENUNGGU PROSES UPDATE BLOG INI. Walaupun secara tehnikal waktu tidak bisa dikembalikan lagi, namun garansi ini akan tetap saya penuhi. Jangan tanya-tanya. BeTeWe blog ini akan berdasar kepada:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa. Satu. Siji. Hiji. One. Uno. Wahiiiddd. Yang suka menyembah orang mati dan batu2 bertuah dilarang masuk sini.
2. Kemanusiaan yang adil. Tidak beradab sedikit gapapa.
3. Persatuan Indonesia dan juga blogger-blogger Indonesia.
4. Kerakyatan dunia maya yang dipimpin BUKAN oleh para koruptor. Para pejabat korup di dunia nyata DILARANG mengunjungi blog ini, kecuali untuk mengakui dosa-dosa kalian.
5. Keadilan sosial dan kebebasan memberi comment dalam bentuk apapun pada setiap postingan di blog ini bagi seluruh blogger Indonesia (komen yang menusuk, hinaan, cemoohan, apa aja juga boleh).
Pembukaan selesai. Terima kasih dan selamat datang di blog gw yang sederhana ini:)))