Sunday, July 1, 2007

Uzi has sent God a smile

Ya Tuhan.. aku memang kafir.. aku udah ga ngikutin ajaranMu lagi.. aku udah ngelakuin hal2 yang kau larang.. aku udah minum minuman keras.. nonton film bokep.. ga pernah lupa nge-skip solat.. pernah nginjek2 kitab suciMu sampe lecek, etc.

Tapi itu semua cuma usaha aku untuk cari perhatianMu. Itu semua cuma usaha aku supaya aku berubah.. supaya Engkau nunjukin aku jalan tuk kembali. Karena aku pikir Kau bakal kasian kalau ngeliat aku yang dulunya insya Allah punya probabilitas jadi penduduk surga sekarang malah jadi calon kuat pemegang visa permanen neraka.



Tapi kenapa Engkau diam saja? Kenapa Engkau ga negur aku waktu aku meneguk sebotol absolute vodka di tengah malah ketika orang tuaku tidur? Kenapa engkau gak ngebakar aku waktu aku nginjek2 kitabMu? Kenapa kau hanya diam? Apakah engkau satu spesies dengan patung2 yang dihancurkan Ibrahim itu? Enggak! Gak mungkin! Kau pasti cuma pengen ngetes aku. Kau pasti sekarang sedang tersenyum ngeliat aku yang berusaha mati2an mengejarMu. Kau pasti sudah menyiapkan hadiah buatku nanti. Aku tau Engkau maha penyayang. Pemaaf. Pengasih. Aku tau Engkau ga kan murka hanya karena ngeliat kelakuanku ini. Aku tau Kau pasti ngehargain usahaku. Walau kata sebagian orang usahaku aneh. Aku yakin Engkau bisa melihat usahaku dari sudut pandang lain.

Kata mereka, harusnya aku solat tiap hari, ngaji tiap hari, berdoa tiap hari. Kata mereka aku harus ngelakuin hal2 itu dulu, baru Engkau mau ngedengerin keluhanku. Huh. Mereka meremehkanMu, ya ngga Tuhan? Sotoy banget siy mereka. Aku yakin engkau ga serendah itu. Apalah arti sebuah pujian dari makhluk hina kayak aku ini buatMu. Aku tau Engkau gak gila pujian. Aku tau Engkau bisa ngelakuin apa aja yang Kau kehendaki pada semua orang, ga ngaruh apakah orang itu memujiMu atau ngga. Karena Engkau bukan manusia, Engkau mustahil punya sifat egois. Ga perlu aku puji juga Engkau udah Maha Besar kok, beneran!

Maafkan aku kalo aku ga pernah mau ngedenger ceramah dari makhluk2Mu yang lain. Aku bosan mendengar omongan mereka. Aku hanya ingin mendengar suaraMu. Aku ingin Engkaulah yang membawaku kembali.

Tapi... kalau memang seandainya kau marah sama aku (walau aku yakin Engkau ga mungkin marah sama aku), ya mau gimana lagi.. aku emang kayak gini. Engkau yang menciptakan otakku. Engkau yang mengendalikan semuanya. Lagian kalau aku emang akan masuk neraka berarti dari sebelum aku lahir aku emang udah ditakdirkan masuk nereka kan. Yasud kalo begitu. Aku terima takdirMu. Tapi khusus untuk minggu ini, aku mohon bantuanMu.. Ya? Ya? setidaknya untuk minggu ini aja! please... yaaa? Minggu ini aku ada SPMB. Engkau tau kan apa SPMB? pokonya SPMB susah banget. Aku mohon jangan beratkan aku pas ngerjain soal2 SPMB nanti. Ya? Please Tuhan.. Sebelum aku masuk neraka, aku pengen jadi orang yang berguna di hidupku yang sebentar ini. Aku pengen jadi dokter. Supaya nanti bisa nyelametin orang yang sedang sakit. Terus,, aku pengen ngebahagiain orang tua aku. Aku emang salah, tapi orang tua ku sama sekali ga bersalah. Mereka udah berusaha mati2an supaya aku mau jadi pengikutmu, tapi akunya aja emang ndableg. Dan aku bener2 pengen ngliat mereka bahagia ngeliat anaknya yang item manis ini pake baju putih sambil ngalungin stetoskop. Engkau mau kan mengabulkan permintaanku? Tuhan baik deh. Muachh!!!

Btw Kau ngga marah kan karena aku ngomongnya ga pake bahasa yang sopan? Karena setauku 'sopan' itu cuma sebuah standar ciptaan manusia. Aku yakin Engkau Maha Dinamik. Lah kan yang nyiptain manusia2 pencipta standar juga Engkau, Ya kan?

Segitu dulu ya Tuhan. Maaf karena udah ngeganggu Engkau. Untuk yang kesekian kalinya aku mohon ampun ama Engkau. Skali lagi aku juga mohon supaya bisa lulus SPMB. Ya? Ya? Makasih Tuhan. Makasih buat semuanya.

E iya, ngomong2, internet di langit cepet ngga?

4 comments:

  1. entah lah pak. sepertinya dari dulu juga dia memang cuma hidup dalam cerita guru agama saya saja. mau percaya, susah. saya bisa bilang percaya, tapi saya ga bisa ngatur hati saya buat percaya. lagipula percaya juga apa untungnya? paling2 nanti saya disuruh nyembah2 dia lagi. ada gak yah tuhan yang cuek?

    ReplyDelete
  2. mungkin anda bisa meninjau tulisan saya di sini

    ReplyDelete
  3. WAHAI ANAK ADAM SELAMA ENGKAU MASIH BERDOA KEPADA-KU DAN BERHARAP KEPADA-KU, AKU AMPUNI ENGKAU APA PUN YANG DATANG DARIMU DAN AKU TIDAK PEDULI.
    WAHAI ANAK ADAM WALAUPUN DOSA-DOSAMU MENCAPAI BATAS LANGIT KEMUDIAN ENGKAU MEMINTA AMPUN KEPADA-KU, AKU AKAN AMPUNI ENGKAU DAN AKU TIDAK PEDULI.
    WAHAI ANAK ADAM, JIKA ENGKAU MENDATANGI-KU DENGAN SEPENUH BUMI DOSA DAN ENGKAU TIDAK MENYEKUTUKAN-KU, MAKA AKU AKAN MENEMUIMU DENGAN SEPENUH ITU PULA AMPUNAN.

    Hadits Riwayat Tarmidzi

    ini Allah yang bilang, di hadis qudsi,
    udah sering ngomong Allah tuh,
    tp kebanyakan pada tutup telinga, menolak utk mendengarnya,

    Indeed, those who disbelieve will be addressed, "The hatred of Allah for you was [even] greater than your hatred of yourselves [this Day in Hell] when you were invited to faith, but you refused." (Ghafir : 10)

    ReplyDelete